Buat Temen-Temen ku
Perlukah Alasan?
Pernahkah berpikir, “Kenapa manusia tolong-menolong?”
Adalah alasan logis yang bisa menjelaskan suatu hal yang “sepele” seperti itu?
Apakah kita menolong karena dia teman kita?
Apakah kita menolong karena hubungan darah?
Berarti jika kita tidak memiliki hubungan pertemanan maka tak perlu tolong-menolong?
Berarti jika kita tak bersaudara maka acuhkan saja?
Bagaimana jika kita tak saling kenal ? Tak perlukah kau menolongku atau aku menolongmu?
Bagaimana dengan orang yang bermusuhan?
Apakah kita menolong karena mengharapkan pahala dan ingin masuk ke surga?
Apakah kita menolong karena mengharapkan pertolongan balik saat kita kesulitan?
Apakah kita menolong karena ingin terkenal?
Apakah kita menolong karena pertolongan itu menguntungkan?
Apakah kita menolong karena hubungan atasan-bawahan?
Bukankah itu berarti tak ikhlas?
Berarti kita menolong dengan perhitungan untung-rugi seperti pedagang?



Pernahkah berpikir, “Kenapa manusia tolong-menolong?”
Adalah alasan logis yang bisa menjelaskan suatu hal yang “sepele” seperti itu?
Apakah kita menolong karena dia teman kita?
Apakah kita menolong karena hubungan darah?
Berarti jika kita tidak memiliki hubungan pertemanan maka tak perlu tolong-menolong?
Berarti jika kita tak bersaudara maka acuhkan saja?
Bagaimana jika kita tak saling kenal ? Tak perlukah kau menolongku atau aku menolongmu?
Bagaimana dengan orang yang bermusuhan?
Apakah kita menolong karena mengharapkan pahala dan ingin masuk ke surga?
Apakah kita menolong karena mengharapkan pertolongan balik saat kita kesulitan?
Apakah kita menolong karena ingin terkenal?
Apakah kita menolong karena pertolongan itu menguntungkan?
Apakah kita menolong karena hubungan atasan-bawahan?
Bukankah itu berarti tak ikhlas?
Berarti kita menolong dengan perhitungan untung-rugi seperti pedagang?
Bagaimana jika sudah tak menguntungkan? Apakah kita tak perlu lagi menolong?
Apakah kita menolong karena sebelumnya pernah ditolong oleh orang yang sama?Bagaimana jika tak ada yang
Apakah kita menolong karena sebelumnya pernah ditolong oleh orang yang sama?Bagaimana jika tak ada yang
memulai?



Bagaimana jika dia pun punya seribu alasan untuk tidak menolong?Apakah kita menolong karena ingin memiliki citra yang baik?
Apakah kita menolong karena ada orang lain yang melihat?
Pantaskah menolong dibalik topeng kemunafikan?
Apakah kita menolong karena kesamaan ideologi dan SARA?
Bagaimana dengan orang yang berbeda dalam hal-hal prinsip seperti itu? Tak perlukah kita menolongnya?
Benar-benar dunia yang menyedihkan
Apakah kita menolong karena ancaman?
Apakah kita menolong karena terpaksa?
Memangnya menolong perlu rasa takut?
Pantaskah menolong dibawah tekanan?
Apakah kita menolong karena kewajiban?
Bukankah menolong itu pilihan?
Apakah kita menolong karena kita menyukai orang tersebut?
Bukankah itu suatu pikiran yang picik?
Jika tak menyukai maka tinggalkan saja?
Tak bisakah berbaik sangka sedikit saja?
Mari kita lihat hal berikut ini (klik untuk memperbesar):
Ya. Perlukah alasan? Perlukah alasan bagi manusia untuk tolong-menolong? Adakah alasan logis?
Hilangkan semua prasangka…
Hilangkan semua pikiran negatif…
Belajar untuk tidak berpikiran picik…
Belajar untuk berkhusnudzon
And I’m staying here still try to figure out the logical mind behind something called “helping people”.
There must be a reason I guess, if it’s not why we still refuse when good person gives their hands to help and ignore somebody who really needs our help?
Or should we just “do” it?
Pantaskah menolong dibalik topeng kemunafikan?
Apakah kita menolong karena kesamaan ideologi dan SARA?
Bagaimana dengan orang yang berbeda dalam hal-hal prinsip seperti itu? Tak perlukah kita menolongnya?
Benar-benar dunia yang menyedihkan
Apakah kita menolong karena ancaman?
Apakah kita menolong karena terpaksa?
Memangnya menolong perlu rasa takut?
Pantaskah menolong dibawah tekanan?
Apakah kita menolong karena kewajiban?
Bukankah menolong itu pilihan?
Apakah kita menolong karena kita menyukai orang tersebut?
Bukankah itu suatu pikiran yang picik?
Jika tak menyukai maka tinggalkan saja?
Tak bisakah berbaik sangka sedikit saja?
Mari kita lihat hal berikut ini (klik untuk memperbesar):
Ya. Perlukah alasan? Perlukah alasan bagi manusia untuk tolong-menolong? Adakah alasan logis?
Hilangkan semua prasangka…
Hilangkan semua pikiran negatif…
Belajar untuk tidak berpikiran picik…
Belajar untuk berkhusnudzon
And I’m staying here still try to figure out the logical mind behind something called “helping people”.
There must be a reason I guess, if it’s not why we still refuse when good person gives their hands to help and ignore somebody who really needs our help?
Or should we just “do” it?
Buat temen2 ku semua,,,,
Label: Alasan Tolong Menolong
posted by Sendy L Lawliet @ 04.16,
0 Comments: